Review Film Parasite: Padu Padan Metaphor dalam Drama Komedi Gelap

Sinema Asia kembali bersinar di panggung Cannes tahun ini. Usai Hirokazu Koreeda yang berhasil meraih penghargaan Palem Emas (Palme d’Or) melalui Shoplifters pada 2018 kemarin, tahun ini berganti dengan sutradara asal Korea Selatan Bong Joon Ho lewat karya teranyarnya Parasite di kategori yang sama. Dengan ini, Bong Joon Ho menjadi sutradara Korea pertama yang berhasil … Continue reading Review Film Parasite: Padu Padan Metaphor dalam Drama Komedi Gelap

Advertisements

Kenapa Saya Cukup Puas dengan Ending Game of Thrones

“Aku terus berpikir selama sepekan ini, tentang sejarah berdarah kita, tentang kesalahan kita... Apa yang menyatukan orang-orang? Tentara? Emas? Bendera? Atau.. Cerita? Ya, tak ada yang lebih kuat dari cerita yang bagus, yang tak akan bisa dihentikan. Dan cerita siapa yang lebih baik, selain cerita Bran the Broken?” Ucapan Tyrion Lanister tersebut sebenarnya sudah cukup … Continue reading Kenapa Saya Cukup Puas dengan Ending Game of Thrones

Review Film Persona: IU dan Omnibus yang Janggal

Menyaksikan beberapa film yang terikat dalam satu omnibus adalah keasyikan tersendiri. Saya kerap menebak-nebak, apa saja sih benang merah dari semua film dalam kumpulannya tersebut. Sama sepeti menyaksikan film debut IU (Lee Ji Eun) berjudul Persona. Omnibus yang berisi 4 seri film pendek ini bisa disaksikan di Netflix mulai April 2019 lalu. Empat film ini sama-sama … Continue reading Review Film Persona: IU dan Omnibus yang Janggal

Ulasan Film Kembalilah dengan Tenang: Kala Kematian Bisa Ngomong

Narasi kematian dalam film umumnya diformulasikan untuk menunjukan perubahan pola-pola relasi tertentu. Misalnya pada kasus terbunuhnya paman Peter Parker, kematian orangtua Bruce Wayne, meninggalnya Profesor Snape, bunuh dirinya Brooks, atau adegan lain yang ditujukan untuk menggiring penonton ke situasi baru, yang mana ingin menekankan, kehilangan atas kematian telah mengubah sejumlah hal, baik pola relasi atau … Continue reading Ulasan Film Kembalilah dengan Tenang: Kala Kematian Bisa Ngomong

Mom Shaming dan Kenapa Kita Sebaiknya Tak Menghakimi Pola Asuh Anak Orang

Kita kerap gemas ketika mendengar orang berkomentar, melahirkan secara caesar dianggap belum sepenuhnya jadi ibu, sementara melahirkan normal terkadang sulit dilakukan perempuan dalam permasalahan medis tertentu. Saat susu formula dikorelasikan dengan pilihan buruk, alih-alih memahami tidak semua ibu bisa menyediakan ASI cukup untuk bayinya. Ketika pilihan tidak membedong bayi dianggap sebuah kesalahan, padahal ibu bermaksud … Continue reading Mom Shaming dan Kenapa Kita Sebaiknya Tak Menghakimi Pola Asuh Anak Orang

Mempertanyakan Sistem Pendidikan Kita, Berkaca dari Kemiri Yori & Negeri di Bawah Kabut

Arifin mengayuh sepeda usang, membelah ladang yang tidak sehijau kelihatannya. Kubis-kubis, kentang-kentang hampir busuk karena hujan yang sedihnya, terus turun di luar perkiraan. Sama sedihnya dengan Arifin saat itu. Bocah umur 12 tahun itu lulus dengan nilai tertinggi di SD-nya. Sialnya, ia terancam putus sekolah, kecuali Bapaknya dapat utangan.“Nilai ujianmu tertinggi, tapi sayang kamu tidak … Continue reading Mempertanyakan Sistem Pendidikan Kita, Berkaca dari Kemiri Yori & Negeri di Bawah Kabut

Frog Stay, Kado Hari Jadi, dan Upaya Merawat Ingatan

"Sebentar ya, Bu. Antri panjang. Libur tanggal merah, banyak percetakan yang tutup, ini di Jokteng." Kata Mas Dit meminta waktu lebih lama untuk menyelesaikan agendanya, mencetak sticker debut pertama yang ia desain untuk brand Sokondalem, sekaligus juga meminta saya lebih bersabar menunggunya di rumah. Jokteng menuju rumah kami di jalan Pleret-Bantul memang butuh waktu lebih dari 30 … Continue reading Frog Stay, Kado Hari Jadi, dan Upaya Merawat Ingatan

Bagaimana Nalar Pendidikan Dikerdilkan oleh Perangkap Kemewahan

Gandum dianggap tumbuhan paling berhasil dalam riwayat sejarah bumi, bukan hanya karena mampu menguasai sepuluh kali luas Britania, namun yang paling kurang ajar dari semuanya, mengutip Yuval Noah Harari: gandum, sejak 10.000 tahun silam, mampu 'menjinakkan' satu spesies congkak bernama Homo sapiens; manusia. Revolusi pertanian yang mengubah gaya hidup nenek moyang kita dari berburu-meramu menjadi bercocok tanam,paling tidak telah … Continue reading Bagaimana Nalar Pendidikan Dikerdilkan oleh Perangkap Kemewahan

[Review] Begin Again, Sebuah Drama yang Realistis

"I write songs from time to time.""What do you write them for?""What do you mean, 'what for'? For my pleasure and for my cat.""Oh really? Does he like them?"She. Yes, she seems to.""How do you know?""Because she purrs." Gretta memang mempunyai pandangan tersendiri perkara musik. Termasuk ketika Dan bertanya kenapa ia tak meninggalkan jejak satupun … Continue reading [Review] Begin Again, Sebuah Drama yang Realistis

Catatan Programmer Light of Asia Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017

*Ini adalah tulisan saya dan M Reza Fahriyansyah, catatan kecil tentang film-film pendek Asia yang kami pilih untuk program Light of Asia di JAFF 2017. Film sebagai kolase rekaman realitas manusia, idealnya akan memotret dua hal: realitas sebagai cerminan dan realitas dalam perlawanan. Dua hal ini didedah dalam isu-isu yang sineas ambil untuk menggambarkan Asia saat … Continue reading Catatan Programmer Light of Asia Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2017